Ternyata rindu itu masih ada.
Tiga tahun tanpa cerita apa-apa di sini.
Kangen.
Ternyata rindu itu masih ada.
Tiga tahun tanpa cerita apa-apa di sini.
Kangen.
Bikin blog ini ketika Fauzan masih usia 3 tahun. Sekarang anak itu sudah lulus SMA. Sebentar lagi jadi mahasiswa. Dan alasan membuat blog adalah untuk menuliskan keseharian kami, terutama Fauzan kecil. Sejak dia memasuki usia remaja, saya sudah mulai jarang bercerita di sini. Salah satu alasannya karena sumber ide ceritanya sudah mulai besar. Sudah tidak ada lagi kisah-kisah absurd yang lucu, hehe. Dan harus minta ijin dulu kalau mau menuliskan tentang dia.
Hai Aa, anak Ibu yang selalu menagih tulisan setiap tanggal 2 Desember.
18 tahun usia Aa di hari ini. Banyak hal yang dilalui ya. Senang, sedih, tertawa, menangis, pasti ada. Proses yang harus dinikmati dari setiap perjalanan. Jalani saja dengan banyak berdoa, dengan banyak usaha. Hasil akhir bukan manusia yang menentukan. Berharap hal baik, tapi bersiap juga dengan hal yang tidak sesuai dengan keinginan. Yang pasti, yang selalu Ibu bilang, hanya Allah tempat Aa berharap, tempat Aa meminta. Jangan pernah lupakan Dia dalam hal apapun, di manapun, kapanpun.
Sudah masuk bulan April saja, dan bulan Maret kemarin hanya bisa membuat 1 postingan. Ya ngga apa-apa juga sih, ngga usah dipaksakan. Buat saya, memaksakan menulis itu hasilnya malah ngga banget.